News Post

15 Mar

Mencicipi Kuliner Tradisional Yogyakarta yang Super Nikmat

Melenggang di kota pelajar, Yogyakarta, rasanya kurang afdol jika tidak mencicipi seluruh makanan serta jajanan khasnya. Tidak hanya makanan, minumannya pun sangat pas untuk menemani jalan-jalan malam dan menikmati pemandangan landmark-nya.

Dan untuk cinderamata sekembalinya ke Ibukota, terdapat beberapa makanan ringan tradisional dari Yogyakarta yang bisa dibagikan. Berikut adalah makanan, minuman, dan cemilan khas Jogja yang wajib diburu selama plesiran di sana.

Gudeg

Gudeg
Gudeg adalah salah satu makanan signature dari Yogyakarta. Memiliki citarasa yang manis ditambah santan kental yang kaya akan bumbu, membuat hidangan lezat ini begitu terkenal dan telah menjadi tujuan kuliner para wisatawan lokal maupun internasional.

Sebagai hidangan utama, Gudeg biasanya dilengkapi peyek, tempe atau tahu bacem, dan sambel krecek. Gudegnya sendiri, menggunakan bahan utama nangka muda agar rasanya semakin mantab. Disajikan bersama nasi putih hangat, Gudeg yang biasanya ditempatkan dalam kendil tembikar nikmat disantap menggunakan keranjang dari bambu sebagai piringnya.

Bakpia

Bakpia

Selain Gudeg, penganan lain khas kota pelajar yang juga sering dijadikan oleh-oleh adalah bakpia. Kue berbentuk bulat kecil ini, versi aslinya berisikan kacang hijau. Namun kini banyak yang dimodifikasi dengan isi cokelat, durian, dan keju.

Wedang Uwuh

Wedang-Uwuh

Nama Uwuh sendiri yang memiliki arti ‘sampah’, sebenarnya merepresentasikan atau menggambarkan penampilan Wedang Uwuh yang memang kurang menarik terlihat. Wedang Uwuh adalah minuman dengan bahan-bahan berupa dedaunan hingga mirip dengan sampah.

Minuman tradisional ini terbuat dari campuran jahe, daun cengkeh, gula batu dan irisan kayu secang, semacam spesies pohon berbunga dalam keluarga kacang-kacangan, yang di-mix dengan segelas air panas. Paling sedap menikmati Wedang Uwuh sembari melihat indahnya bingkai kota Jogja di malam hari.

Geplak

Geplak

Untuk hidangan penutup atau makanan ringan, spesialisasi kota ini adalah Geplak. Hidangan tradisional manis yang terbuat dari kelapa dan gula. Memiliki warna dan bervariasi dalam banyak rasa yang berbeda, seperti Durian, Pandan, dan Original. Boleh dibilang, Geplak merupakan cemilan ringan yang sempurna.

Gatot

Gatot

Makanan manis ini awalnya dipasangkan dengan makanan manis lainnya yang bernama Tiwul. Di masa lalu, masyarakat Jogja makan Gatot dan Tiwul sebagai hidangan utama selama masa-masa sulit. Saat ini, Gatot menjadi salah satu jajanan lokal favorit yang wajib dicoba.

Bahan utama Gatot adalah singkong, yang difermentasi selama 12 jam untuk menghasilkan tekstur dan rasa yang unik.

Tiwul

tiwul
Sebagai partner dari Gatot, Tiwul lebih memiliki tekstur yang kering, rasa yang tidak terlalu manis dan lebih gurih dari Gatot. Baik Gatot ataupun Tiwul, biasanya dimakan dengan gula aren dan ditaburi kelapa parut.

 

sumber : http://mensjourneyid.com/mencicipi-kuliner-tradisional-yogyakarta-yang-super-nikmat/

Leave a Reply